Wali Kota Kotamobagu Secara Resmi Membuka Musrenbang RKPD Tahun 2027

Kotamobagu79 Dilihat

KOTAMOBAGU — Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, yang digelar di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Senin (30/03/2026).

Forum ini menjadi ruang strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan secara partisipatif.

Dalam sambutannya, Weny Gaib menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum penting untuk menyatukan gagasan dan komitmen bersama.

“Musrenbang bukan sekadar agenda formal tahunan, melainkan sebuah forum strategis yang mempertemukan berbagai gagasan, aspirasi, dan komitmen bersama dalam merumuskan arah pembangunan daerah. Melalui forum inilah kita memastikan bahwa setiap kebijakan yang direncanakan disusun secara partisipatif, berbasis data, terukur, serta benar-benar mampu menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat secara nyata,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa capaian pembangunan Kota Kotamobagu dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif berkat kolaborasi berbagai pihak.

“Jika kita mencermati perjalanan pembangunan Kota Kotamobagu dalam beberapa tahun terakhir, kita patut bersyukur bahwa berbagai upaya yang telah kita lakukan bersama mulai menunjukkan hasil yang positif. Alhamdulillah, capaian pembangunan daerah menunjukkan tren yang semakin baik. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama, buah dari kolaborasi dan sinergi seluruh elemen pembangunan di daerah. Namun demikian, kita juga harus menyadari bahwa tantangan pembangunan ke depan tidaklah ringan,” katanya.

Meski demikian, Weny tidak menutup mata terhadap sejumlah tantangan yang masih dihadapi, seperti pengentasan kemiskinan, pengurangan pengangguran, perlindungan kelompok rentan, hingga percepatan transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan.

“Kita juga masih dihadapkan pada tantangan dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran secara lebih optimal, meningkatkan perlindungan bagi kelompok rentan, serta mempercepat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Menjawab tantangan tersebut, maka penyusunan RKPD Tahun 2027 kita arahkan pada tema: ‘Penguatan Identitas Budaya dan Ketahanan Sosial untuk Pembangunan yang Inklusif.’ Tema ini menegaskan bahwa pembangunan yang kita lakukan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan jati diri daerah dan ketahanan sosial masyarakat,” jelasnya.

Wali Kota juga mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk aktif berkontribusi dengan gagasan yang konstruktif dan solutif.

“Melalui forum Musrenbang ini, saya mengajak kita semua untuk berpartisipasi secara aktif dan konstruktif. Mari kita hadirkan gagasan yang berkualitas, usulan yang realistis, serta solusi yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Kedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan sektoral, dan pastikan bahwa setiap program yang dirumuskan memiliki dampak nyata. Perencanaan yang baik harus berbasis data, didukung analisis yang tajam, serta keberanian dalam menetapkan prioritas,” tegasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Virgiawan Mangkat, Dandim 1303 Bolaang Mongondow Manashe Lomo, Sekretaris Daerah Sofyan Mokoginta, unsur Forkopimda, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, kalangan perbankan, BUMN, akademisi, LSM, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *